Jamkrindo Bidik Target Penjaminan UMKM Rp 77 Triliun – Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa

The Indonesian Credit Guarantee Corporation (Perum Jamkrindo) menargetkan nilai pinjaman mikro untuk usaha kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp 77 triliun pada 2015. Nilai tersebut naik 83,33 persen bila dibandingkan dengan pencapaian 2014 yang lalu. Aplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa.

Direktur Utama Jamkrindo, Diding S Anwar, mengatakan penjaminan kredit yang telah diberikan perseroan hingga akhir 2014 mencapai Rp 42 triliun. Pada tahun ini, Jamkrindo memiliki target yang tinggi karena ingin mendorong pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sehingga bisa menunjang perekonomian nasional.

“Jaminan jamkrindo pada 2014 untuk jaminan pinjaman Rp 42 triliun, tahun ini minimal Rp 77 triliun,” katanya di Jakarta, Selasa (5/12/2010).

Diding yang juga Ketua Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) mengatakan peran industri penjaminan di Indonesia masih minim. Dia mengatakan bahwa saat ini tidak ada peraturan yang mengatur dan melindungi industri penjaminan.

“UU (UU) ini dirasakan penting mengingat daerah penjaminan sangat dibutuhkan pelaku UKM agar bisa mengakses keterjangkauan program pemerintah yang menguntungkan masyarakat lebih aman,” katanya.

Dia mengatakan bahwa dalam RUU Jaminan saat ini sudah memasuki Badan Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR 2015 membutuhkan kewenangan perusahaan penjaminan, dimana jaminan hanya bisa dilakukan oleh perusahaan penjaminan.

Sementara itu, Diding melanjutkan, Biro Pusat Statistik mencatat sebanyak 99 persen dari 57,54 juta badan usaha memasuki sektor UKM pada 2014. UMKM menyumbang 59,08 persen dari PDB nasional dan menyerap 97,16 persen tenaga kerja di tanah air. “Jaminan mampu memastikan industri keuangan tidak khawatir dengan ancaman kredit macet,” katanya.

Dia mengatakan, dengan meningkatnya peran industri penjaminan emisi mendorong pendalaman sektor keuangan Indonesia yang masih 20 persen. Ia menambahkan, dengan industri penjaminan juga akan membuat keuangan Indonesia maupun negara maju.

“Jepang dan negara-negara Eropa, industri penjaminan adalah prasyarat dan penjaga dalam mengangkat ekonomi.” Di negara-negara tersebut, lembaga keuangan cukup sulit memberikan akses terhadap modal UMKM jika tidak dijamin oleh industri penjaminan, “katanya.

itulah informasi tentang Jamkrindo Bidik Target Penjaminan UMKM Rp 77 Triliun РAplikasi UMKM dan Sarana pendamping UMKM Konektifa