Perbedaan Tepung dan Pati

Perbedaan Tepung dan Pati – Bagi orang awam, tepung dan pati merupakan dua hal yang begitu mirip dan nyaris tanpa perbedaan. Namun sejatinya keduanya bisa dibedakan dengan cara yang cukup sederhana. Tidak hanya Anda, diluaran sana juga masih banyak yang tidak bisa membedakan keduanya.

Perbedaan Tepung dan Pati

Tepung dan pati dibuat dengan jenis bahan yang sama namun berbeda dari segi tekstur, warna, dan kandungan gizinya. Oleh sebab itu kedua jenis bahan tersebut berbeda dalam proses pengolahannya. Inilah perbedaan antara tepung dan pati:

Tekstur
Cara termudah untuk membedakanya adalah dengan menyentuhnya kedua bahan tersebut menggunakan jari tangan Anda. Perbedaan akan dapat Anda rasakan ketika menyentuh pati, tekstur pati terasa sangatlah halus dan lembut sedangkan tekstur tepung lebih kasar dan padat.

Warna
Jika tidak memungkinkan untuk disentuh secara langsung menggunakan jari kita maka Anda bisa membedakanya dari segi warna. Perhatikan dengan seksama bahwa pati mempunyai warna yang benar-benar putih bersih sedangkan tepung berwarna putih namun sedikit kecokelat-cokelatan.

Pembuatan
Dalam proses pembuatan kedua bahan melalui proses atau tahapan yang berbeda meskipun bahannya sama (tepung singkong dan pati singkong). Pada pembuatan tepung singkong, dibuat dengan cara menggiling singkong yang sudah kering lalu butiran-butiran yang dihasilkan akan diayak agar didapatkan butiran-butiran yang sangat kecil. Pada proses pembuatan pati singkong (tepung tapioka), singkong diparut kemudian diperas yang kemudian diendapkan selama beberapa lama agar terbentuk endapan pati. Endapan pati tersebut di jemur agar kadar air pada pati tersebut berkurang (kering) sehingga yang tersisa hanyalah pati.

Karakteristik
Dari segi karakteristik juga sangat berbeda, dimana bila tepung dicampurkan atau ditambahi air maka akan langsung menyatu dan larut sedangkan pada pati agak sulit untuk larut dengan air.  Ketika didiamkan, campuran tepung dan air ini juga tidak bakal memisah. Berbeda dengan pati yang agak sulit larut dengan air. Untuk melakukannya perlu diaduk terlebih dahulu. Bila Anda mendiamkan campuran ini selama beberapa saat, maka pati akan terpisah kembali dengan air yang kemudian mengendap di bagian dasar.